Lewati ke konten
Ilustrasi pemeriksaan pengendalian proses keamanan pangan

Indonesia Environment and Energy CenterPengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP

Pelatihan Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP

Bantu tim Anda mengatasi banyak perusahaan belum paham haccp dan mencapai sistem haccp efektif melalui proses yang jelas, relevan, dan dapat ditindaklanjuti.

20.000+Alumni profesional
2.000+Klien perusahaan
100+Program dan layanan
10+ TahunPengalaman melayani perusahaan
Berangkat dari situasi Anda

Banyak perusahaan belum paham HACCP perlu ditangani dengan data, peran, dan prioritas yang jelas

Pelajari identifikasi bahaya pangan, penentuan titik kendali kritis, pemantauan, dan pencatatan dalam penerapan HACCP.

Bahaya belum diterjemahkan ke kontrol

Tim mengenal persyaratan, tetapi belum menghubungkannya dengan bahan, proses, personel, dan titik kendali.

Praktik antarshift tidak konsisten

Higiene, sanitasi, monitoring, pencatatan, dan respons deviasi berbeda antarpetugas.

Audit menemukan bukti yang lemah

Aktivitas dilakukan, tetapi rekaman dan evaluasi efektivitas belum cukup tertelusur.

Jawaban singkat: apa yang dimaksud Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP?

Pelatihan Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP membantu QA, QC, HSE pangan menangani banyak perusahaan belum paham haccp melalui teori + workshop. Fokus akhirnya adalah sistem haccp efektif, dengan ruang lingkup, bukti, dan tindak lanjut yang dapat diperiksa bersama.

Hasil yang bisa digunakan

Hasil yang membantu tim mengambil tindakan berikutnya

Ruang lingkup disesuaikan dengan kondisi awal, tujuan, dan data yang tersedia. Berikut hasil yang menjadi fokus.

Pemahaman bahaya dan risiko

Peserta mampu menghubungkan bahaya biologis, kimia, fisik, dan alergen dengan proses kerja.

Kontrol yang relevan

Persyaratan diterjemahkan menjadi tindakan higiene, sanitasi, monitoring, dan respons deviasi.

Latihan berbasis kasus

Peserta berlatih membaca situasi lapangan, memilih kontrol, dan menilai bukti.

Dokumen kerja

Checklist, contoh catatan, atau bahan latihan membantu penerapan setelah kelas.

Evaluasi pemahaman

Pemahaman peserta diperiksa melalui diskusi, latihan, dan evaluasi program.

Rencana penerapan

Peserta menyusun tindakan yang dapat dibawa kembali ke area kerja.

Cara kerja

Alur yang transparan sejak kebutuhan dipetakan

Setiap tahap menjawab pertanyaan yang berbeda sehingga Anda tahu data apa yang dibutuhkan, siapa yang perlu terlibat, dan hasil apa yang diharapkan.

01

Registrasi

Tujuan, ruang lingkup, pihak terkait, dan keputusan yang ingin didukung disepakati.

02

Teori

Data, dokumen, kondisi awal, serta kesenjangan informasi diperiksa sebelum pelaksanaan.

03

Workshop

Kegiatan dilakukan sesuai metode dan ruang lingkup dengan bukti yang tertelusur.

04

Simulasi

Temuan dan data dianalisis untuk menentukan gap, risiko, serta prioritas perbaikan.

05

Klarifikasi kebutuhan

Hasil dibahas bersama tim dan diterjemahkan menjadi tindakan yang realistis.

Untuk siapa

Relevan bagi fungsi yang perlu mengubah data dan kewajiban menjadi tindakan

QA

Membutuhkan pemahaman, bukti, dan tindak lanjut qa yang dapat diterapkan dalam pekerjaan.

QC

Membutuhkan pemahaman, bukti, dan tindak lanjut qc yang dapat diterapkan dalam pekerjaan.

HSE pangan

Membutuhkan pemahaman, bukti, dan tindak lanjut hse pangan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan.

Acuan yang diperiksa

Acuan utama yang diperiksa adalah Prinsip HACCP dan persyaratan keamanan pangan sesuai lingkup usaha. Kebutuhan final tetap divalidasi terhadap kegiatan, lokasi, versi standar, dan tanggal pelaksanaan.

Materi pelatihan dan unit kompetensi

Pelajari ruang lingkup setiap unit sebelum memilih kelas. Buka masing-masing unit untuk melihat elemen kompetensi dan contoh penerapannya.

Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP

8 unit kompetensi

Acuan unit skema JMKP; persyaratan peserta dan pelaksanaan asesmen dikonfirmasi saat pendaftaran.

C.100000.006.01Melaksanakan Program dan Prosedur Keamanan Pangan

Elemen kompetensi

  • Melaksanakan program keamanan pangan
  • Berpartisipasi dalam menjaga dan meningkatkan keamanan pangan
  • Memenuhi standar kebersihan pribadi

Contoh kriteria penerapan

  • Persyaratan penanganan makanan diidentifikasi.
  • Penanganan makanan dilakukan sesuai dengan program keamanan pangan.
C.100000.017.02Mengelola Program Audit/Inspeksi/Asesmen Keamanan Pangan

Elemen kompetensi

  • Menetapkan program audit/inspeksi/ asesmen keamanan pangan
  • Menerapkan program audit/inspeksi/ asesmen keamanan pangan
  • Memantau dan meninjau program audit/inspeksi/ asesmen keamanan pangan
  • Meningkatkan dan mengembangkan program audit/inspeksi/ asesmen keamanan pangan

Contoh kriteria penerapan

  • Tujuan program audit/inspeksi/asesmen ditetapkan berdasarkan misi manajemen.
  • Cakupan program audit/inspeksi/asesmen ditetapkan sesuai dengan sistem manajemen dan program jaminan mutunya.
C.100000.032.01Melakukan Pelatihan Keamanan Pangan

Elemen kompetensi

  • Mempersiapkan rencana pelatihan keamanan pangan
  • Menjalankan pelatihan keamanan pangan
  • Melakukan evaluasi pelaksanaan pelatihan keamanan pangan

Contoh kriteria penerapan

  • Jenis pelatihan keamanan pangan yang diperlukan pada setiap posisi kerja (job position) yang terkait keamanan pangan diidentifikasi.
  • Evaluasi kompetensi dan kebutuhan pelatihan setiap personel yang berhubungan dengan keamanan pangan pada semua posisi kerja dikordinasikan dengan kepala bagian masing-masing.
C.100000.038.01Memantau Pelaksanaan Program Mutu Dan Keamanan Pangan

Elemen kompetensi

  • Memastikan orang lain di area kerja dapat memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan
  • Keamanan pangan di area kerja
  • Melakukan tindakan koreksiterhadap penyimpangan mutu dan keamanan pangan
  • Mempertahankan dan meningkatkan mutu dan keamanan pangan di wilayah kerja

Contoh kriteria penerapan

  • Pengendalian bahaya dan pakaian serta peralatan yang sesuai untuk persyaratan kerja dipastikan tersedia, fungsional dan sesuai ukuran.
  • Informasi tempat kerja tentang tanggung jawab keselamatan/mutu pangan dan prosedur yang berlaku saat ini, dipastikan dapat diakses
C.100000.039.01Mensupervisi Rencana Keamanan Pangan

Elemen kompetensi

  • Meninjau rencana keamanan pangan yang ada
  • Mengkomunikasikan persyaratan rencana keamanan pangan
  • Memantau pelaksanaan rencana keamanan pangan
  • Memelihara rencana keamanan pangan

Contoh kriteria penerapan

  • Data dan hasil dari catatan HACCP dikumpulkan untuk memverifikasi sistem keamanan pangan.
  • Ketidaksesuaian mayor dan minor terhadap rencana HACCP diidentifikasi.
C.100000.040.01Melakukan Verifikasi Program Pendukung Keamanan Pangan

Elemen kompetensi

  • Menetapkan peran program pendukung keamanan pangan di dalam program keamanan pangan
  • Mengembangkan program dan prosedur pendukung keamanan pangan
  • Mendokumentasi dan mengkomunikasikan persyaratan program pendukung sebagai bagian dari program keamanan pangan
  • Memantau pelaksanaan program dukungan sebagai bagian rencana keamanan pangan
  • Memverifikasi kepatuhan terhadap program dukungan rencana keamanan pangan dan meluruskan ketidakpatuhan

Contoh kriteria penerapan

  • Penjelasan lengkap dari produk pangan disusun.
  • Penggunaan dan kelompok klien untuk produk diidentifikasi.
C.100000.041.01Mengembangkan Rencana Keamanan Pangan Berbasis HACCP

Elemen kompetensi

  • Menggambarkan produk, dan ruang lingkup rencana keamanan pangan
  • Membuat diagram alir produksi dan mengkonfirmasi penerapannya
  • Menganalisa semua potensi bahaya dalam setiap langkah, dan mempertimbangkan tindakan pengendalian
  • Menentukan titik kendali kritis dan batas kritis masing- masing potensi bahaya
  • Membangun sistem pemantauan untuk setiap titik kendali kritis
  • Membuat dan merekam tindakan koreksi dan prosedur verifikasi
  • Membuat persyaratan dokumentasi dan penyimpanan catatan/rekaman

Contoh kriteria penerapan

  • Pengetahuan dan keahlian khusus akan produk dipastikan tersedia atau diperoleh.
  • Bagian rantai pangan dan proses yang terlibat ditentukan.
C.100000.044.01Berpartisipasi di dalam Tim HACCP

Elemen kompetensi

  • Bersiap untuk mengembangkan dan/atau mengkaji ulang sebuah program keamanan pangan
  • Mengidentifikasi dan/atau mengkaji ulang bahaya keamanan pangan
  • Menetapkan dan/atau mengkaji ulang metode untuk memantau dan mengendalikan bahaya keamanan pangan

Contoh kriteria penerapan

  • Peran dan tanggung jawab untuk berpartisipasi dalam, mengembangkan atau meninjau program keamanan pangan diidentifikasi.
  • Ruang lingkup program keamanan pangan diidentifikasi.

Rujukan: Unit kompetensi skema JMKP — Kementerian Perindustrian.

Pembekalan mencakup pembahasan unit, studi kasus dan persiapan bukti kerja yang relevan. Sertifikasi profesi memerlukan asesmen oleh LSP berlisensi BNSP; kelulusan ditentukan berdasarkan hasil asesmen.

Pertanyaan yang sering muncul

Hal yang perlu jelas sebelum Anda memutuskan

Apa tujuan Pelatihan Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP?

Tujuannya adalah membantu tim mencapai sistem haccp efektif melalui ruang lingkup dan metode yang disepakati.

Siapa yang sebaiknya terlibat?

QA, QC, HSE pangan

Apa yang perlu disiapkan?

Siapkan tujuan, lokasi atau proses yang dicakup, data dan dokumen yang tersedia, temuan sebelumnya, serta target waktu organisasi.

Berapa lama pelaksanaannya?

Estimasi 3 hari termasuk praktik. Durasi final bergantung pada cakupan, kesiapan data, jumlah lokasi atau peserta, serta proses evaluasi pihak terkait.

Bagaimana mendapatkan jadwal dan penawaran?

Isi formulir pendaftaran untuk menyampaikan kebutuhan pelatihan dan meminta konfirmasi jadwal dari tim IEC.

Konsultasi awal

Sampaikan kebutuhan peserta untuk Pengelolaan Keamanan Pangan Berbasis HACCP

Informasikan lokasi atau proses, kondisi saat ini, target, jumlah peserta atau site, dan waktu yang diharapkan. Tim IEC akan membantu mengonfirmasi ruang lingkup yang sesuai.

Pendaftaran Sertifikasi BNSP Pengelolaan Limbah B3

Pendaftaran Training IEC


+62
Langkah lanjutan

Produk dan layanan yang relevan

Pilih program lanjutan sesuai kebutuhan kompetensi, implementasi, atau penguatan sistem di organisasi Anda.