Konsultasi pengelolaan limbah B3 di fasilitas industri

Indonesia Environment and Energy CenterPengelolaan Limbah B3

Konsultasi Pengelolaan Limbah B3

Rapikan alur limbah dari titik timbul sampai serah terima, tutup gap dokumen dan fasilitas, serta susun prioritas perbaikan yang dapat dijalankan oleh tim operasional.

20.000+Alumni profesional
2.000+Klien perusahaan
100+Program dan layanan
10+ TahunPengalaman melayani perusahaan
Berangkat dari situasi Anda

Pengelolaan limbah B3 perlu konsisten dari lantai produksi sampai bukti serah terima

Kepatuhan bergantung pada rangkaian proses yang saling terhubung, mulai dari identifikasi, pewadahan, pelabelan, penyimpanan, pencatatan, pengangkutan, hingga pengelolaan lanjutan.

Data timbulan belum utuh

Jenis, sumber, karakteristik, jumlah, dan frekuensi timbulan belum tercatat dalam satu inventory yang dapat ditelusuri.

Fasilitas dan praktik berbeda

Kondisi wadah, label, segregasi, penyimpanan, inspeksi, dan respons keadaan darurat belum konsisten antararea.

Dokumen pihak ketiga tersebar

Kontrak, legalitas pengangkut atau pengelola, manifest, dan bukti serah terima belum dipantau dengan kontrol yang sama.

Jawaban singkat: apa yang dimaksud Pengelolaan Limbah B3?

Konsultasi Pengelolaan Limbah B3 membantu perusahaan menilai kesesuaian alur operasional dan dokumen, mengidentifikasi risiko utama, serta menyusun action plan yang jelas. Pendampingan dapat mencakup inventory limbah, fasilitas penyimpanan, prosedur, pencatatan, pihak ketiga, pelaporan, dan kesiapan inspeksi sesuai ruang lingkup.

Hasil yang bisa digunakan

Hasil yang membantu tim mengambil tindakan berikutnya

Ruang lingkup disesuaikan dengan kondisi awal, tujuan, dan data yang tersedia. Berikut hasil yang menjadi fokus.

Inventory limbah B3

Pemetaan jenis, sumber, kode atau karakteristik, jumlah, lokasi, dan pola timbulan berdasarkan data yang tersedia.

Gap assessment

Daftar ketidaksesuaian atau area perbaikan pada praktik, fasilitas, dokumen, dan kontrol pihak ketiga.

Review TPS Limbah B3

Pemeriksaan aspek tata letak, segregasi, label, inspeksi, akses, tanggap darurat, serta pencatatan.

Matriks dokumen

Daftar dokumen wajib, masa berlaku, pemilik dokumen, bukti transaksi, dan kebutuhan tindak lanjut.

SOP dan form prioritas

Rekomendasi prosedur serta form yang perlu dibuat atau diperbaiki agar kontrol berjalan konsisten.

Roadmap implementasi

Urutan quick wins, perbaikan teknis, PIC, target waktu, dan bukti penutupan yang perlu dijaga.

Cara kerja

Alur yang transparan sejak kebutuhan dipetakan

Setiap tahap menjawab pertanyaan yang berbeda sehingga Anda tahu data apa yang dibutuhkan, siapa yang perlu terlibat, dan hasil apa yang diharapkan.

01

Kickoff dan batas scope

Lokasi, proses, jenis limbah, target, dan data awal dikonfirmasi.

02

Inventory dan review dokumen

Data timbulan, fasilitas, kontrak, manifest, prosedur, dan catatan diperiksa.

03

Site review

Tim memeriksa praktik aktual dari titik timbul sampai penyimpanan dan serah terima.

04

Analisis gap dan risiko

Temuan diprioritaskan berdasarkan dampak kepatuhan, keselamatan, lingkungan, dan operasional.

05

Action plan dan pembahasan

Rekomendasi dibahas bersama PIC agar dapat dimasukkan ke rencana kerja perusahaan.

Untuk siapa

Relevan bagi fungsi yang perlu mengubah data dan kewajiban menjadi tindakan

HSE & Environment

Mengawal kepatuhan, pencatatan, pelaporan, inspeksi, dan tindak lanjut temuan.

Operations & Warehouse

Menjalankan pemilahan, pewadahan, pelabelan, pemindahan, dan penyimpanan harian.

Procurement & Management

Mengendalikan penyedia jasa, kontrak, anggaran perbaikan, dan keputusan prioritas.

Acuan yang diperiksa

PP 22/2021 mengatur pengelolaan limbah B3 dan mencabut PP 101/2014. Permen LHK 6/2021 mengatur tata cara serta persyaratan pengelolaan limbah B3, termasuk integrasi persetujuan teknis atau SLO tertentu ke dalam Persetujuan Lingkungan.

Pertanyaan yang sering muncul

Hal yang perlu jelas sebelum Anda memutuskan

Apa saja yang diperiksa dalam konsultasi limbah B3?

Scope dapat mencakup inventory, titik timbul, wadah, label, segregasi, TPS, inspeksi, logbook, manifest, pengangkut, pengelola lanjutan, SOP, dan pelaporan.

Apakah konsultasi termasuk pengurusan dokumen TPS Limbah B3?

Bisa dimasukkan atau dipisahkan sebagai scope khusus setelah kebutuhan fasilitas dan jalur persetujuannya dipetakan.

Apakah pendampingan dapat dilakukan untuk beberapa site?

Bisa. Assessment dapat dimulai dari site prioritas lalu distandardisasi untuk lokasi lain.

Berapa lama prosesnya?

Assessment dan action plan umumnya diperkirakan 6-8 minggu per site. Pekerjaan teknis atau proses persetujuan resmi dapat membutuhkan waktu tambahan.

Data apa yang perlu disiapkan?

Daftar limbah, data timbulan, layout, foto fasilitas, prosedur, logbook, manifest, kontrak, legalitas pihak ketiga, serta hasil inspeksi atau audit sebelumnya.

Konsultasi awal

Ceritakan alur limbah B3 dan gap yang sedang dihadapi

Sampaikan sektor, lokasi, jenis limbah utama, kondisi TPS, status dokumen, serta temuan atau target yang ingin ditutup.

Inquiry Konsultasi ISO 50001

Inquiry Konsultasi ISO 50001


Langkah lanjutan

Produk dan layanan yang relevan

Pilih program lanjutan sesuai kebutuhan kompetensi, implementasi, atau penguatan sistem di organisasi Anda.

Latest Event

Aktivitas terbaru IEC

Dokumentasi pelatihan, workshop, dan pengembangan kompetensi bersama klien IEC.

Lihat semua latest event