Pelatihan ESG Risk Management oleh IEC dan Proxsis

ESG Risk & Opportunity Management Jadi Fokus Perumda Tirta Musi, Gandeng IEC & Proxsis Sustainability demi Bisnis Berkelanjutan

Latest Event

Penerapan ESG Risk & Opportunity Management kini menjadi perhatian serius banyak perusahaan di Indonesia, termasuk Perumda Tirta Musi Palembang. 

Melalui pelatihan bertajuk Training ESG Risk & Opportunity Management yang digelar pada 6-7 Mei 2026 di Graha Perumda Tirta Musi Palembang, perusahaan daerah tersebut menggandeng IEC &  untuk memperkuat pemahaman terkait prinsip keberlanjutan perusahaan.

Pelatihan ESG Risk & Opportunity Management ini diikuti peserta dari Perumda Tirta Musi Palembang dan difasilitasi langsung oleh Trainer sekaligus Expert Sustainability dan ESG, Nor Qomariyah. 

Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan konsep serta implementasi ESG atau Environmental, Social, and Governance dalam operasional perusahaan.

Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi mengenai identifikasi dan pengelolaan risiko serta peluang ESG, penyusunan indikator pengukuran kinerja ESG, hingga penyusunan action plan implementasi ESG yang dapat diterapkan dalam tata kelola perusahaan.

Kegiatan ini dilakukan di tengah meningkatnya tuntutan terhadap perusahaan untuk menerapkan prinsip keberlanjutan secara lebih terstruktur. Selain itu, perkembangan regulasi dan tingginya ekspektasi pasar membuat perusahaan perlu meningkatkan transparansi, menjaga keberlanjutan bisnis, dan memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan.

Trainer Nor Qomariyah mengatakan, saat ini banyak perusahaan mulai sadar pentingnya memperhatikan lingkungan dalam setiap proses bisnis yang dijalankan.

“Hari ini banyak perusahaan sudah mulai melek dengan lingkungan, apalagi semenjak adanya bencana alam yang silih berganti. Apa kaitannya? Perusahaan harus memperhatikan lingkungan dari setiap prosedur produksi mereka, mulai dari limbahnya seperti apa, dampak terhadap lingkungan seperti apa. Nah, disinilah hadir Environmental, Social, and Governance atau ESG untuk keberlanjutan organisasi/perusahaan,” katanya.

Ia menambahkan, perusahaan yang cepat memahami ESG akan lebih siap melakukan perbaikan, khususnya terkait dampak lingkungan dan tata kelola perusahaan.

“Perusahaan yang cepat tahu soal ESG maka perusahaan akan cepat merespon perbaikan, terutama pada dampak lingkungan agar perusahaan lebih peduli terhadap lingkungan dan ini akan memberi kepercayaan terhadap investor dan mitra tentunya,” lanjutnya.

Berdasarkan sejumlah laporan global terbaru, implementasi ESG kini menjadi salah satu indikator penting dalam keberlanjutan bisnis. Banyak perusahaan mulai mengintegrasikan prinsip ESG untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat reputasi perusahaan, hingga membuka peluang akses pembiayaan berkelanjutan.

Tak hanya itu, penerapan ESG juga dinilai mampu membantu perusahaan dalam meminimalkan risiko lingkungan dan sosial yang dapat berdampak terhadap operasional bisnis dalam jangka panjang.

Peserta dari Perumda Tirta Musi Palembang juga menyampaikan pentingnya pelatihan tersebut bagi perusahaan.

“Pemahaman ini penting, membantu perusahaan agar lebih sustain, sehingga perusahaan aman dan lingkungan kita tetap terjaga. Kami mengucapkan terimakasih, bekal ini menjadi pegangan kita untuk tetap menjaga perusahaan dan menjaga lingkungan kita,” ujar peserta dalam testimoninya.

Kolaborasi antara IEC & Proxsis Sustainability dengan Perumda Tirta Musi Palembang ini diharapkan dapat memperkuat implementasi prinsip keberlanjutan di lingkungan perusahaan daerah, sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan bisnis modern berbasis ESG Risk & Opportunity Management.

Jika Anda tertarik untuk memastikan bisnis Anda tetap tangguh dan berkelanjutan dengan implementasi ESG Risk & Opportunity Management yang komprehensif, segera jelajahi layanan konsultasi dan pelatihan dari IEC & Proxsis Sustainability untuk solusi terbaik atau hubungi Admin kami.

Rate this post