AMDAL

Peraturan Lingkungan Hidup yang terbaru dan telah di-release pada tahun 2012, perlu dipahami oleh para pelaksana kunci dan pelaksana operasi di seluruh kegiatan bisnis. Kegiatan pembangunan bisa dilaksanakan jika memenuhi 3 pra-syarat (pre-requisite) Layak Teknis, Layak Ekonomis, dan Layak Lingkungan. Banyak perusahaan tidak/ kurang berhasil dalam membangun proyek karena gagal menjaga kualitas lingkungan walaupun sudah memiliki peraturan yang memadai karena lemahnya pelaksanaan. Baru menyadari ketika masalah lingkungan sudah terjadi didalam tahapan kegiatan perusahaannya. Kursus ini disusun dengan harapan dapat menjadi semacam “short-cut” untuk memahami persyaratan aspek lingkungan bagi para pengambil keputusan, perancang pembangunan pada level bisnis/perusahaan yang karena keterbatasan kesempatan/waktu belum mengikuti pelatihan tentang AMDAL atau bagi yang merasa minim dengan pengetahuan praktis tentang merancang/menangani kegiatan usaha yang berlandaskan peraturan lingkungan hidup di Indonesia.

TUJUAN TRAINING:

  1. Peserta memperoleh wawasan dan pemahaman tentang kebijakan pembangunan dan pandangan lingkungan hidup.
  2. Peserta mengetahui dan memahami tentang proses dan metoda proses penyusunan dokumen AMDAL.
  3. Peserta mengetahui dan memahami tentang proses dan metode penilaian dokumen Amdal.
  4. Peserta mengetahui dan memahami keterkaitan aspek lingkungan hidup, aspek keselamatan dan kesehatan kerja pada operasi/usaha. 

MANFAAT TRAINING:

  1. Berinteraksi dengan staf Lingkungan Hidup pada Internal Perusahaan
  2. Berkomunikasi langsung dengan konsultan lingkungan hidup dalam mempersiapkan/merevisi dokumen AMDAL yang harus dilakuakan sebagai kegiatan bisnis
  3. Mensikapi problema lingkungan hidup yang berpotensi terjadi akibat operasi perusahaan dengan kalangan stakeholder

 MATERI TRAINING:

  1. Overview industri vs dampak lingkungan
  2. Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan(Ekologi)
  3. Hukum Lingkungan Hidup yang berlaku di Indonesia
  4. Pengertian, proses dan manfaat Amdal
  5. Prosedur pelaksanaan Amdal
  6. Deskripsi proyek (cara pengumpulan informasi, dll)
  7. Skoping (pelingkupan)
  8. Pembentukan Tim Amdal dan pengelolaan Tim
  9. Penyusunan Kontrak Kerjasama dan Kerangka Acuan (Term of Reference)
  10. Pengambilan keputusan,
  11. Dokumen KA (Kerangka Acuan)
  12. Dokumen Andal (Analisa Dampak Lingkungan)
  13. Dokumen RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan)
  14. Dokumen RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan)
  15. Partisipasi masyarakat
  16. Baku Mutu Lingkungan
  17. Izin Lingkungan
  18. Analisis Resiko Lingkungan
  19. Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan keterkaitannya dengan Amdal
  20. Studi Kasus: `lesson-learn’ dari kegiatan/perusahaan yang mempunyai problema lingkungan hidup
Menu