Waspada Racun di Udara

Artikel

Waspada Racun di Udara. Udara di sekitar lingkungan sering kali terkontaminasi oleh banyak zat kimia berbahaya. Apalagi di wilayah perkotaan yang tentu saja bisa terhirup kapan saja. Kira-kira apa saja zat kimia berbahaya yang terdapat di udara? Yuk simak artikel berikut.

Ozon merupakan gas yang terdiri dari tiga atom oksigen. Ozon tersebar baik di atmosfer bagian atas bumi atau di permukaan tanah. Ozon bisa baik atau buruk, tergantung di mana ia ditemukan.

Disebut ozon stratosfer, ozon yang baik terjadi secara alami di atmosfer bagian atas, di mana ia membentuk lapisan pelindung yang melindungi kehidupan di bumi dari sinar ultraviolet matahari yang berbahaya.

Sementara itu, ozon di permukaan tanah adalah polutan udara yang berbahaya, karena pengaruhnya terhadap manusia dan lingkungan, dan merupakan bahan utama saat terjadi kabut asap.

  1. Pembentukan Ozon di Permukaan Tanah

 Troposfer, atau ozon permukaan tanah, tidak dipancarkan langsung ke udara, tetapi dibuat oleh reaksi kimia antara oksida nitrogen (NOx) dan senyawa organik volatil (VOC). Kondisi ini terjadi ketika polutan yang dikeluarkan oleh mobil, pembangkit listrik, boiler industri, kilang, pabrik kimia, dan sumber lainnya bereaksi secara kimia dengan adanya sinar matahari.

Ozon kemungkinan besar mencapai tingkat yang tidak sehat pada saat hari cerah yang panas di lingkungan perkotaan, tetapi dapat mencapai tingkat yang tinggi selama bulan-bulan yang lebih dingin. Ozon juga dapat diterbangkan jarak jauh oleh angin, sehingga tidak hanya perkotaan,  daerah pedesaan juga bisa mengalami tingkat ozon yang tinggi. 

  1. Ozon Bisa Baik dan Bisa Buruk

Ozon bisa baik atau buruk untuk kesehatan dan lingkungan manusia tergantung di mana ia ditemukan di atmosfer. Ozon stratosfer biasanya dinilai baik karena melindungi makhluk hidup dari radiasi ultraviolet  matahari. Sementara ozon permukaan tanah, bisa buruk karena bisa memicu berbagai masalah kesehatan , terutama untuk anak-anak, orang tua, dan orang-orang dari segala usia yang memiliki penyakit paru-paru seperti asma.

  1. Racun Berbahaya yang Ada di Udara

Udara di sekitar lingkungan sering kali terkontaminasi oleh banyak zat kimia berbahaya. Apalagi di wilayah perkotaan yang tentu saja bisa terhirup kapan saja. Berikut contoh kandungan zat beracun di udara dan potensi bahayanya.

  1. PM 2,5 & PM 10

Partikel lebih kecil dari debu yang gak bisa disaring bulu hidung.  Besarnya 1/5 sampai 1/30 rambut kita. Bisa bikin alergi, infeksi bakteri di pare-paru, sampai kanker.

  1. CO

CO atau karbon monoksida bisa membuat seorang yang menghirupnya menjadi pusing dan mual. Dalam kadar tinggi bisa bikin pingsan bahkan meninggal dunia.

  1. NO 2

Nitrogen Oksida bisa menyebabkan batuk-batuk sampai asma jangka panjang bagi yang menghirupnya. Bila terkena hujan maka air hujan akan berubah menjadi asam sulfat.

  1. H2SO4

Asam sulfat bisa membuat kulit gatal-gatal dan iritasi mata. Tentu ini akan membuat seseorang menggaruk-garuk kulit terus-terusan.

  1. 03

Ozon memang melindungi setiap orang dari radiasi matahari, namun kalau ada di permukaan efeknya bisa menyebabkan radang tenggorokan bahkan mempengaruhi bronkitis manusia.

  1. Dampak Berbahaya Ozon
  2. Efek Kesehatan

Ozon di udara yang terhirup dapat membahayakan kesehatan seseorang, terutama pada hari-hari cerah yang panas ketika ozon dapat mencapai tingkat yang tidak sehat. Orang yang paling berisiko mengalami bahaya dari menghirup udara saat itu adalah mereka yang menderita asma.

  1. Dampak Lingkungan dari Ozon

Paparan ozon yang tinggi dapat mempengaruhi vegetasi dan ekosistem yang sensitif, termasuk hutan, taman, suaka margasatwa, dan area hutan belantara. Secara khusus, ozon dapat merusak vegetasi sensitif selama musim tanam.

  1. Tindakan Mengurangi Ozon

Sejumlah tindakan bisa dilakukan untuk mengurangi polusi udara dan menjaga kebersihan udara serta tindakan pencegahan yang dapat diambil untuk melindungi kesehatan setiap orang.

Ozon merupakan salah satu dari enam polutan udara umum yang diidentifikasi dalam Clean Air Act.┬áBadan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat atau EPA menyebut ini “kriteria polusi udara” karena kadarnya di udara harus dibatasi berdasarkan kriteria kesehatan.

Selain itu, juga ada standar kualitas udara ambien nasional (NAAQS) untuk masing-masing kriteria polutan. Standar ini berlaku untuk konsentrasi polutan di udara luar. EPA menunjuk suatu area sebagai pencapaian atau non-pencapaian dengan standar kualitas udara ambien nasional tersebut.

Jika kualitas udara di suatu wilayah geografis memenuhi standar atau lebih baik dari standar nasional, disebut wilayah pencapaian. Sementara daerah yang tidak memenuhi standar nasional disebut daerah non-pencapaian.

Untuk meningkatkan kualitas udara, pemerintah harus menyusun rencana untuk meningkatkan kualitas udara di daerah non-pencapaian.┬áRencana tersebut menguraikan langkah-langkah yang akan diambil untuk meningkatkan kualitas udara.┬áSetelah area non-pencapaian memenuhi standar, EPA akan menetapkan area tersebut sebagai “area pemeliharaan”.

Peraturan nasional dan regional EPA untuk mengurangi emisi polutan yang membentuk ozon di permukaan tanah akan membantu pemerintah lokal memenuhi standar kualitas udara nasional. Tindakan tersebut termasuk standar kendaraan dan transportasi, kabut asap regional dan peraturan visibilitas, dan tinjauan reguler NAAQS.

Menu