Training Auditor Energi Industri Berdasarkan SKKNI-BNSP

Beberapa waktu belakangan, kompetensi kerja dan efisiensi sangat diperlukan dalam peningkatan daya saing usaha. Kompetensi khusus seperti auditor energi. Seiring pembangunan ekonomi, permintaan energi kita terus meningkat pesat. Selama kurun waktu tahun 2000 – 2010, permintaan energi tumbuh rata-rata sebesar 7 % per tahun. Dari sisi penyediaan,Ā  laju pertumbuhannya belum dapat mengikutiĀ  pertumbuhanĀ  permintaan. Kondisi pertumbuhan energi tersebut semakin memperlebar kesenjangan antara sisi permintaan dan penyediaan energi, yang berujung pada terjadinya krisis energi di beberapa wilayah.

Dalam hal pelaksanaannya, konservasi energi mencakup seluruh tahap pengelolaan energi meliputi penyediaan energi, pengusahaan energi, pemanfaatan energi dan konservasi sumber daya energi. Di sisi pemanfaatan energi, pelaksanaan konservasi energi oleh para pengguna dilakukan melalui penerapan manajemen energi dan penggunaan teknologi yang hemat energi.

SKKNI auditor energi termasuk dalam Sektor Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya, Subsektor Konservasi Energi Bidang Manajemen Energi UntukĀ  Jabatan Kerja Auditor Energi Industri dan Bangunan Gedung disusun sebagai acuan dalam pengembangan kualitas auditor energi di bangunan gedung. SKKNI ini dirumuskan dengan mengacu pada standarĀ­ standar yang relevan dan berlaku secara nasional.

Tujuan Pelatihan

  1. Peserta memahami konsep proses audit energi di industri
  2. Peserta mampu melaksanakan tinjauan lapangan
  3. Peserta mampu mengenali dan mengevaluasi laporan audit energi di industri
  4. Peserta menjadi lebih siap dalam menghadapi assessment untuk menjadi Manajer Energi

Materi Pelatihan

  1. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di industri
  2. Menyiapkan Proses Audit Ā Energi di industri
  3. Melakukan Survei Lapangan
  4. Melakukan Analisis Data Survei Lapangan
  5. Membuat Laporan Audit Energi di industri
Menu