Lewati ke konten
Ilustrasi pemeriksaan pemakaian energi pada peralatan industri

Indonesia Environment and Energy CenterPelatihan Auditor Energi Industri Berdasarkan SKKNI BNSP

Pelatihan Auditor Energi Industri Berdasarkan SKKNI BNSP

Bantu tim Anda mengatasi audit energi belum menghasilkan baseline, peluang penghematan, dan bukti analisis yang memadai dan mencapai peserta siap menjalankan proses audit energi industri dan mengikuti asesmen kompetensi melalui proses yang jelas, relevan, dan dapat ditindaklanjuti.

20.000+Alumni profesional
2.000+Klien perusahaan
100+Program dan layanan
10+ TahunPengalaman melayani perusahaan
Berangkat dari situasi Anda

Audit energi belum menghasilkan baseline, peluang penghematan, dan bukti analisis yang memadai perlu ditangani dengan data, peran, dan prioritas yang jelas

Pelajari tahapan audit energi industri, pengumpulan data, analisis pemakaian energi, dan penyiapan bukti kerja untuk asesmen kompetensi.

Baseline belum konsisten

Data tagihan, produksi, jam operasi, dan kondisi peralatan belum dibaca dalam satu baseline.

Prioritas investasi belum jelas

Tim memiliki banyak usulan, tetapi dampak energi, biaya, risiko, dan urutan implementasinya belum dibandingkan.

Tindak lanjut lintas fungsi lambat

Engineering, produksi, finance, dan manajemen membutuhkan dasar keputusan yang sama.

Jawaban singkat: apa yang dimaksud Pelatihan Auditor Energi Industri Berdasarkan SKKNI BNSP?

Pelatihan Auditor Energi Industri Berdasarkan SKKNI BNSP membantu Calon auditor energi, engineer, manajer energi, facility, dan personel konservasi energi menangani audit energi belum menghasilkan baseline, peluang penghematan, dan bukti analisis yang memadai melalui pembekalan, workshop data, praktik analisis, simulasi audit, dan persiapan asesmen. Fokus akhirnya adalah peserta siap menjalankan proses audit energi industri dan mengikuti asesmen kompetensi, dengan ruang lingkup, bukti, dan tindak lanjut yang dapat diperiksa bersama.

Hasil yang bisa digunakan

Hasil yang membantu tim mengambil tindakan berikutnya

Ruang lingkup disesuaikan dengan kondisi awal, tujuan, dan data yang tersedia. Berikut hasil yang menjadi fokus.

Peta konsumsi dan pengguna energi

Tim memahami sumber konsumsi utama serta faktor operasional yang memengaruhinya.

Metode analisis yang dapat diulang

Perhitungan, asumsi, indikator, dan bukti dijelaskan agar dapat digunakan kembali.

Daftar peluang perbaikan

Quick wins, perbaikan teknis, dan kebutuhan investasi dipisahkan sesuai prioritas.

Rencana aksi

Tindakan, PIC, data lanjutan, dan cara verifikasi hasil dirumuskan secara praktis.

Bahan keputusan manajemen

Temuan disusun agar mudah dibahas dari sisi teknis, biaya, dan risiko.

Penguatan kompetensi tim

Peserta atau tim internal memahami perannya dalam menjaga kinerja energi.

Cara kerja

Alur yang transparan sejak kebutuhan dipetakan

Setiap tahap menjawab pertanyaan yang berbeda sehingga Anda tahu data apa yang dibutuhkan, siapa yang perlu terlibat, dan hasil apa yang diharapkan.

01

Verifikasi persyaratan

Tujuan, ruang lingkup, pihak terkait, dan keputusan yang ingin didukung disepakati.

02

Pembekalan

Data, dokumen, kondisi awal, serta kesenjangan informasi diperiksa sebelum pelaksanaan.

03

Workshop audit

Kegiatan dilakukan sesuai metode dan ruang lingkup dengan bukti yang tertelusur.

04

Simulasi bukti

Temuan dan data dianalisis untuk menentukan gap, risiko, serta prioritas perbaikan.

05

Asesmen

Hasil dibahas bersama tim dan diterjemahkan menjadi tindakan yang realistis.

Untuk siapa

Relevan bagi fungsi yang perlu mengubah data dan kewajiban menjadi tindakan

Calon auditor energi

Membutuhkan pemahaman, bukti, dan tindak lanjut calon auditor energi yang dapat diterapkan dalam pekerjaan.

engineer

Membutuhkan pemahaman, bukti, dan tindak lanjut engineer yang dapat diterapkan dalam pekerjaan.

manajer energi

Membutuhkan pemahaman, bukti, dan tindak lanjut manajer energi yang dapat diterapkan dalam pekerjaan.

Acuan yang diperiksa

Acuan dan persyaratan final dikonfirmasi terhadap ruang lingkup, lokasi, versi standar, serta tanggal pelaksanaan.

Materi pelatihan dan unit kompetensi

Pelajari ruang lingkup setiap unit sebelum memilih kelas. Buka masing-masing unit untuk melihat elemen kompetensi dan contoh penerapannya.

Auditor Energi Industri: sistem termal, mekanikal dan kelistrikan

11 unit kompetensi

Materi pembekalan mengacu pada SKKNI Auditor Energi, Kepmenaker 53/2018. Lingkup termal/mekanikal atau kelistrikan dan unit asesmen mengikuti skema yang dipilih saat pendaftaran.

M.74AEN00.001.2Merencanakan Audit Energi

Elemen kompetensi

  • Memperoleh kesepakatan tentang audit energi dengan organisasi
  • Mendapatkan informasi awal dari organisasi terkait audit energi
  • Menyampaikan informasi kepada organisasi terkait audit energi

Contoh kriteria penerapan

  • Tujuan, ruang lingkup dan batasan audit energi ditentukan sesuai dengan kesepakatan dengan organisasi.
  • Kebutuhan dan ekspektasi yang akan dicapai ditentukan sesuai dengan kesepakatan dengan organisasi.
M.74AEN00.002.2Melaksanakan Rapat Pembukaan

Elemen kompetensi

  • Mengemukakan rencana audit energi
  • Menentukan kesepakatan pengaturan kegiatan audit energi

Contoh kriteria penerapan

  • Kriteria personel atau tim perdamping dari organisasi untuk membantu auditor energi dijelaskan sesuai dengan kebutuhan.
  • Peran, tanggung jawab, dukungan dan persyaratan lainnya terkait audit energi dijelaskan kepada pihak terkait sesuai dengan kebutuhan.
M.74AEN00.004.02Mengumpulkan Data Termal dan Mekanikal

Elemen kompetensi

  • Melakukan verifikasi data termal dan mekanikal
  • Melakukan verifikasi data manajemen energi termal dan mekanikal

Contoh kriteria penerapan

  • Daftar sistem proses dan pengguna energi termal dan mekanikal diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan audit energi.
  • Karakteristik rinci dari pengguna energi termal dan mekanikal dalam ruang lingkup audit energi termasuk variabel yang relevan dan bagaimana organisasi meyakini pengaruhnya terhadap audit energi ditentukan sesuai dengan kebutuhan.
M.74AEN00.005.2Mengumpulkan Data Sistem Kelistrikan

Elemen kompetensi

  • Melakukan verifikasi data sistem kelistrikan
  • Melakukan verifikasi data manajemen energi listrik

Contoh kriteria penerapan

  • Daftar sistem kelistrikan diidentifikasi sesuai dengan kebutuhan audit energi.
  • Karakteristik rinci sistem kelistrikan dalam ruang lingkup audit energi termasuk variabel yang relevan dan bagaimana organisasi meyakini pengaruhnya terhadap audit energi ditentukan sesuai dengan kebutuhan.
M.74AEN00.007.2Merencanakan Pengukuran Energi Termal dan Mekanikal

Elemen kompetensi

  • Memutuskan metode sampling data energi termal dan mekanikal
  • Menetapkan kesepakatan tentang rencana pengukuran energi termal dan mekanikal dengan organisasi

Contoh kriteria penerapan

  • Kebutuhan sampling data energi termal dan mekanikal ditentukan sesuai dengan tujuan audit dan ketersediaan waktu dan sumber daya.
  • Metode sampling data energi termal dan mekanikal diputuskan sesuai dengan tujuan audit.
M.74AEN00.008.02Merencanakan Pengukuran Sistem Kelistrikan

Elemen kompetensi

  • Memutuskan metode sampling data sistem kelistrikan
  • Menetapkan kesepakatan tentang rencana pengukuran sistem kelistrikan dengan organisasi

Contoh kriteria penerapan

  • Kebutuhan sampling data sistem kelistrikan ditentukan sesuai dengan tujuan audit dan ketersediaan waktu dan sumber daya.
  • Metode sampling data sistem kelistrikan diputuskan sesuai dengan tujuan audit.
M.74AEN00.010.2Melakukan Survei Lapangan pada Sistem Termal dan Mekanikal

Elemen kompetensi

  • Mengelola pekerjaan lapangan
  • Melakukan pekerjaan lapangan

Contoh kriteria penerapan

  • Pemanfaatan energi termal dan mekanikal pada organisasi dibandingkan sesuai dengan data yang telah terkumpul.
  • Pemanfaatan energi dan konsumsi energi termal dan mekanikal dievaluasi berdasarkan lingkup audit energi, area, sasaran audit, dan metode yang disepakati.
M.74AEN00.011.2Melakukan Survei Lapangan pada Sistem Kelistrikan

Elemen kompetensi

  • Mengelola pekerjaan lapangan
  • Melakukan pekerjaan lapangan

Contoh kriteria penerapan

  • Pemanfaatan energi listrik pada organisasi dibandingkan sesuai dengan data yang telah terkumpul.
  • Pemanfaatan energi dan konsumsi energi listrik dievaluasi berdasarkan lingkup audit energi, area, sasaran audit, dan metoda yang disepakati.
M.74AEN00.013.2Melakukan analisis termal dan mekanikal

Elemen kompetensi

  • Melakukan analisis kinerja energi termal dan mekanikal
  • Mengidentifikasi peluang peningkatan kinerja energi
  • Mengevaluasi peluang peningkatan terhadap kinerja energi

Contoh kriteria penerapan

  • Konsumsi energi dijabarkan berdasarkan penggunaan dan sumbernya.
  • Konsumsi energi diurutkan berdasarkan besar nilainya.
M.74AEN00.014.2Melakukan Analisis Sistem Kelistrikan

Elemen kompetensi

  • Melakukan analisis kinerja sistem kelistrikan
  • Mengidentifikasi peluang peningkatan kinerja energi
  • Mengevaluasi peluang peningkatan terhadap kinerja energi

Contoh kriteria penerapan

  • Konsumsi energi dijabarkan berdasarkan penggunaan dan sumbernya.
  • Konsumsi energi diurutkan berdasarkan besar nilainya.
M.74AEN00.015.2Melaporkan Hasil Audit Energi

Elemen kompetensi

  • Menjamin kesesuaian persyaratan laporan hasil audit energi
  • Menjamin pengukuran yang dilakukan selama audit energi relevan
  • Membuat rangkuman analisis
  • Menyusun daftar prioritas peluang perbaikan kinerja energi dan rekomendasi
  • Membuat laporan audit Energi sesuai dengan kebutuhan
  • Melaksanakan rapat penutupan

Contoh kriteria penerapan

  • Metode pelaporan dibuktikan sesuai dengan kesepakatan.
  • Format pelaporan dibuktikan sesuai dengan kesepakatan.

Rujukan: Standar kompetensi Auditor Energi — Kepmenaker 53/2018.

Pembekalan mencakup pembahasan unit, studi kasus dan persiapan bukti kerja yang relevan. Sertifikasi profesi memerlukan asesmen oleh LSP berlisensi BNSP; kelulusan ditentukan berdasarkan hasil asesmen.

Pertanyaan yang sering muncul

Hal yang perlu jelas sebelum Anda memutuskan

Apa tujuan Pelatihan Auditor Energi Industri Berdasarkan SKKNI BNSP?

Tujuannya adalah membantu tim mencapai peserta siap menjalankan proses audit energi industri dan mengikuti asesmen kompetensi melalui ruang lingkup dan metode yang disepakati.

Siapa yang sebaiknya terlibat?

Calon auditor energi, engineer, manajer energi, facility, dan personel konservasi energi

Apa yang perlu disiapkan?

Siapkan tujuan, lokasi atau proses yang dicakup, data dan dokumen yang tersedia, temuan sebelumnya, serta target waktu organisasi.

Berapa lama pelaksanaannya?

Estimasi 3 hari termasuk praktik. Durasi final bergantung pada cakupan, kesiapan data, jumlah lokasi atau peserta, serta proses evaluasi pihak terkait.

Bagaimana mendapatkan jadwal dan penawaran?

Isi formulir pendaftaran untuk menyampaikan kebutuhan pelatihan dan meminta konfirmasi jadwal dari tim IEC.

Konsultasi awal

Sampaikan kebutuhan peserta untuk Pelatihan Auditor Energi Industri Berdasarkan SKKNI BNSP

Informasikan lokasi atau proses, kondisi saat ini, target, jumlah peserta atau site, dan waktu yang diharapkan. Tim IEC akan membantu mengonfirmasi ruang lingkup yang sesuai.

Pendaftaran Sertifikasi BNSP Pengelolaan Limbah B3

Pendaftaran Training IEC


+62
Langkah lanjutan

Produk dan layanan yang relevan

Pilih program lanjutan sesuai kebutuhan kompetensi, implementasi, atau penguatan sistem di organisasi Anda.