Tercemar Limbah Selokan, Pantai Waikiki di Hawaii Ditutup

Penjaga pantai Waikiki, Hawaii, memperingatkan pengunjung untuk menjauhi pantai pada Senin (24/8) karena air limbah dari selokan sekitar mencemari pantai akibat hujan lebat semalaman. 

Departemen Honolulu untuk Jasa Lingkungan dan Hawaii News Now melaporkan total limbah dari selokan tersebut diperkirakan setara dengan 500 ribu galon air. 

Akibat penutupan ini, ratusan wisatawan tidak dapat menikmati keindahan pantai berpasir putih Waikiki di Honolulu, termasuk Desiree Smith.

“Saya datang ke sini untuk berenang, tapi sekarang saya mengurungkan niat itu,” kata Smith yang diwawancarai Hawaii News Now sembari mengenakan baju renang hitam dengan handuk di atas bahunya. 

“(Pantai ini) jadi tidak tampak seperti surga ketika membayangkan mungkin ada kotoran yang mengambang di dalam air,” kata Smith.

Pejabat kota menyatakan limbah selokan tersebut mencemari saluran air di sekitar Waikiki dan terbawa hingga ke pantai. Pencemaran ini, salah satunya juga disebabkan akibat banyak warga membuka selokan agar banjir yang menggenang saat hujan lebat dapat cepat surut. 

Pencemaran limbah selokan juga membuat sejumlah acara dibatalkan, termasuk Duke OceanFest, perayaan tahunan untuk perenang Olimpiade Duke Kahanamoku Paoa, yang dikenal sebagai tokoh peselancar dunia. 

Acara yang digelar bertepatan dengan ulang tahun Kahanamoku ke-125 ini rencananya berlangsung selama sepekan penuh. 

“Kami tidak tahu apa yang ada di air laut sekarang. Warga yang berenang bisa saja menderita infeksi serius, sakit atau bahkan hal yang lebih buruk lainnya,” kata Shayne Enright, juru bicara Departemen Layanan Darurat Honolulu.

Petugas penjaga pantai menggunakan pengeras suara untuk memberitahu pengunjung pantai untuk menjauhi pantai. Namun puluhan wisatawan terlihat tetap berada di pantai, dan beberapa di antaranya nekat bermain di dalam air.

“Bahkan jika mereka melarang saya, saya akan tetap masuk ke air. Pantai luas, partikel limbah yang kecil saya rasa tidak akan menyakiti saya,” kata Adam Rago, pengunjung dari California. 

Belum jelas sampai kapan pantai ini akan ditutup dan pengunjung dilarang memasuki pantai. Pejabat setempat berharap dapat menguji sampel air selama beberapa hari ke depan.

Sumber : www.cnnindonesia.com

Menu