PLN Belum Berencana Bangun Listrik untuk Smelter di Papua

PLN Belum Berencana Bangun Listrik untuk Smelter di Papua

Sejauh ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah membangun pembangkit listrik sebesar 8 ribu megawatt dari target pemerintah sebesar 35 ribu megawatt kata Direktur Utama (Dirut) PLN, Sofyan Basir.

Hal itu dilakukan dengan menggandeng Independent Power Producer (IPP). Kepada wartawan usai menghadiri rapat dengan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jakarta Pusat, Sofyan mengatakan Kedepannya akan ada 13 proyek pembangunan pembangkit listrik, dilakukan dengan menggandeng investor dari Tiongkok dan Jepang.

Lokasi pembangunan tersebut kata dia sebagian besar ada di Jawa dan Sumatera. Sedangkan untuk pembangunan di Papua kata dia akan dilakukan dengan kapasistas produksi listrik yang terbatas, dan tidak cukup untuk pembangunan smelter. “Belum, masih yang kecil-kecil yang terbatas (yang dibangun). Kita masih pakai gas karena gas menggantikan posisi diesel,” ujarnya.

Keberadaan pembangkit listrik yang cukup untuk memasok smelter sangat penting di Papua. Pasalnya pemerintah berharap Freeport membangun smelter di lokasi eksplorasinya di Papua, namun mereka kesulitan salah satunya karena keterbatasan pasokan listrik.

Pihak Freeport karena keterbatasan di Papua berencana untuk membangun smelter di Gersik, Jawa Timur. Namun Jusuf Kalla berharap agar smelter tersebut dibangun di tanah Papua

sumber : energytoday.com

Menu