Menteri LHK Pimpin Inisiasi Rencana Pengelolaan DAS Lintas Negara

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, memimpin delegasi Indonesia dalam rapat bilateral pembahasan rencana pengelolaan DAS lintas negara di Dili, Timor Leste, Rabu (29/7). Delegasi Pemerintah Republik Demokratik (RD) Timor Leste pada rapat ini dipimpin oleh Menteri Pertanian dan Perikanan, Estanislau da Silva.

Fakta menunjukkan terdapat 10 DAS lintas negara di perbatasan Indonesia dan Timor Leste, yaitu Talau, Ekad, Babulu, Tafara, Oebase, Besi, Daikain Oepotis, Meto, Mina, dan Kobalima.

“Luas total DAS lintas negara Republik Indonesia dan RD Timor Leste adalah 466.582 hektare di mana sebanyak 183.711 hektar atau 39,37 persen berada di wilayah Indonesia dan 282.871 hektar atau 60,63 persen berada di wilayah Timor Leste,” jelas Kepala Biro Humas Kementerian LHK, Eka W Soegiri ,Rabu (29/7).

Menurut Eka, kompleksitas permasalahan dalam pengelolaan DAS, khususnya DAS lintas negara tidak bisa diselesaikan oleh hanya satu negara yang berada di hulu atau hilir saja melainkan harus bersifat bilateral. Untuk memperoleh keterpaduan pengelolaan DAS yang optimal dibutuhkan persepsi dan komitmen bersama yang tinggi dari dua negara dan seluruh stakeholders (yang membidangi Pekerjaan Umum, LHK, Pertanian, Perikanan, Pertambangan, Pemerintahan Dalam Negeri, dan Pemerintahan Daerah).

“Untuk itu, dalam penyelenggaraan pengelolaan DAS tersebut, diperlukan suatu perencanaan yang komprehensif yang mengakomodasikan berbagai kepentingan dalam suatu wilayah DAS berupa Rencana Pengelolaan DAS (RPDAS),” ujarnya.

Pada tahun ini, kata Eka, Kementerian LHK akan menetapkan status DAS lintas negara dengan Timor Leste dan selanjutnya akan disepakati dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar penyusunan RPDAS lintas negara. Berdasarkan MoU tersebut di atas akan disusun 3 RPDAS Lintas Negara, yaitu RPDAS Talau, RPDAS Ekad, dan RPDAS Babulu. Dalam penyusunan RPDAS tersebut akan menerapkan teknik Soil and Water Assesment Tool (SWAT).

“Dengan inisiasi pengelolaan DAS lintas negara ini diharapkan akan terjalin kerja sama yang baik dalam pengelolaan DAS lintas negara serta tersusunnya rencana pengelolaan DAS yang dapat diimplementasikan di lapangan,” katanya.

Sumber : beritasatu.com

Menu