Energi Untuk Kehidupan

Segala sesuatu yang hidup di dunia ini membutuhkan energi. Energi mempunyai banyak bentuk, ada energi listrik, energi panas, energi cahaya, energi kimia, dan masih banyak lagi macam energi.

Bisa dikatakan energi sudah seperti kebutuhan pokok bagi kehidupan kita. Tanpa energi, mungkin kita tidak akan bisa menonton televisi, bepergian dengan sepeda motor, atau merasakan dinginnya ruangan dengan AC. Bahkan, kita manusia juga memerlukan energi untuk bergerak. Energi itu dapat ditemukan di mana saja. Hanya, semua itu tergantung dari kita bagaimana merasakan dan menggunakannya.

Energi tak terbarukan yang paling banyak dimanfaatkan adalah minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Ketiganya dipakai baik dalam kehidupan sehari-hari, pada industri, untuk pembangkit listrik, maupun transportasi. Berdasarkan hasil perhitungan para ahli, minyak bumi akan habis 30 tahun lagi, sedangkan gas akan habis 47 tahun lagi, dan batu bara 193 tahun lagi.

Energi terbarukan yang saat ini mulai dikembangkan adalah biogas dari kotoran ternak, air mengalir, angin, dan panas matahari. Salah satu sumber energi terbarukan yang saat ini mulai dipelajari agar dapat dikembangkan di Indonesia adalah sampah biologis.

Matahari merupakan sumber utama energi. Energi matahari dapat digunakan secara langsung maupun diubah ke bentuk energi lain.

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah pembangkit yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik yang dibangkitkan ini disebut sebagai hidroelektrik.

Secara luas, pembangkit listrik tenaga air tidak hanya terbatas pada air dari sebuah waduk atau air terjun, melainkan juga meliputi pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air dalam bentuk lain seperti tenaga ombak.

Energi angin memanfaatkan tenaga angin dengan menggunakan kincir angin untuk diubah menjadi energi listrik atau bentuk energi lainnya. Umumnya, digunakan dalam ladang angin skala besar untuk menyediakan listrik di lokasi yang terisolir.

Energi tidal merupakan energi yang memanfaatkan pasang surut air yang sering disebut juga sebagai energi pasang surut. Jika dibandingkan dengan energi angin dan energi matahari, energi tidal memiliki sejumlah keunggulan, antara lain memiliki aliran energi yang lebih pasti/mudah diprediksi, lebih hemat ruang, dan tidak membutuhkan teknologi konversi yang rumit. Kelemahan energi ini adalah membutuhkan alat konversi yang andal yang mampu bertahan dengan kondisi lingkungan laut yang keras karena tingginya tingkat korosi dan kuatnya arus laut.

Ada yang mengatakan, energi itu tidak akan pernah habis. Namun, mengapa dunia saat ini sedang berlomba-lomba untuk menciptakan energi alternatif atau sumber energi baru. Negara-negara di Eropa, misalnya, saat ini sudah menggunakan energi nuklir untuk mengalirkan listrik ke rumah rakyatnya. Bahkan, banyak ilmuwan mencoba meneliti urine, kulit buah-buahan, sampah organik, dan sebagainya untuk diubah menjadi energi. Itu semua merupakan bukti bahwa energi yang selama ini kita gunakan lama-kelamaan akan habis dan kita harus mencari sumber energi baru untuk menggantikan energi itu supaya tidak habis.

Contohnya saja, Indonesia menaikkan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) karena harga minyak dunia naik. Kenaikan minyak dunia terjadi akibat kelangkaan yang terjadi di banyak negara. Minyak, jika terus-menerus digunakan, juga akan habis. Maka, langkah menghemat energi penting dan harus dilakukan.

Penghematan energi merupakan salah satu cara agar suatu energi tidak cepat habis dan dapat kita rasakan lebih lama lagi. Sudah sewajarnya kita sebagai kaum muda menghemat energi atau bahkan menemukan energi baru yang lebih baik dan tahan lama serta memanfaatkan segala sesuatu yang ada untuk diubah menjadi energi.

Energi juga erat terkait dengan alam karena banyak sekali energi yang dihasilkan dari alam. Contohnya minyak bumi. Jika kita merusak alam, itu sama saja seperti kita merusak energi. Jika kita memerlukan energi, kita harus mencintai alam.

Bukan tidak mungkin, suatu saat nanti kita akan menemukan sumber energi baru yang tidak akan habis selain matahari dan air, menciptakan alat yang dapat mendaur ulang energi supaya tidak habis, atau suatu saat nanti kita akan menemukan alat yang dapat menghasilkan energi yang besar.

Sumber : kompas.com, www.ipapedia.web.id

Menu